Nama Perusahaan

ads header

Breaking News

Guru PNS Cabuli Bocah Anak Didiknya

Krimsus.com   |  senin 02-12-2019 polisi mengungkap kasus seorang PNS (pegawai negeri sipil)red, yang korbanya dalam pencabulan tersebut tidak hanya satu korban saja, "melainkan dua siswa", mereka korban yang duduk di kelas 1 SD di kabupaten Bangkalan Madura.

Tersangka bernama NYN inisial, merupakan warga Dusun Krampo, Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, yang mengaku "selain dua siswi tersebut ia juga pernah mencabuli seorang siswa di sekolah tersebut" saat proses belajar mengajar di ruang kelas.

Dan Ada juga salah satu korban siswa berjenis kelamin laki-laki yang juga termasuk siswanya yang berada di kelas satu,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama saat konferensi pers di Mapolres Bangkalan, Senin (2/12/2019).

Kapolres bangkalan AKP Rama juga menyampaikan, "pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru yang masih berstatus PNS itu dilakukannya sebayak dua kali di tempat berbeda berbeda.

Awal terjadinya, pencabulan itu dilakukan di ruang perpustakaan pada tanggal 23 Nopember 2019. Saat itu, pakaian korban sudah dilucuti.

“Tersangka melakukan upaya persetubuhan namun gagal karena alat fital korban  tidak berfungsi,” lanjut dia.

Kemudian yang kedua, kata Rama, pencabulan itu dilakukan pada tanggal 25 Nopember 2019 di ruang kelas saat proses pembelajaran dan mengajar.

“Saat itu korban disuruh maju dan membaca di depan dan disuruh memegang kemaluan tersangka sambil membaca,” kata tersangka.

saat ditanya dalam pres release, apakah menyesali perbuatannya, tersangka hanya menunduk diam dan mengakui kesalahannya dan juga menyesali nya, ia mengatakan, "Saya kerasukan setan,” ungkap nya singkat

Akibat perbuatan nya, tersangka dikenakan Pasal 82 ayat (1), (2) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Tap Perpu No. 1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU Jo Pasal 76e UU RI No. 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. 



(Lut/syam)

No comments